Shared Berita

Sulbarpos.com,  Majene  — Komite Aktivis Mahasiswa Rakyat Indonesia (KAMRI) ancam akan melakukan pemboikotan paksa salah satu toko kosmetik ternama di Kabupaten Majene, Minggu (6/8/2023).

Diketahui bahwa beberapa Minggu lalu Dilansir dari salah satu media , salah seorang konsumen mengeluhkan atas rusak dan berulatnya produk wasilah kosmetik yang ia terima. Korban berinisial (L) mengaku, merasa dirugikan lantaran dari beberapa produk yang dibeli itu rusak hingga berulat.

Budiman salah satu aktivis KAMRI, ancam akan boikot paksa toko wasilah kosmetik jika pihak yang terkait tidak turun menangani secepatnya dan membuat klarifikasi ke publik terkait persoalan ini.

“Kami minta wasilah kosmetik harus tutup sementara waktu, sampai ada kejelasan dari BPOM karena telah membuat kegaduhan di masyarakat”, tegas Budiman pada saaat diwawancarai melalui via WhatsApp oleh wartawan Sulbarpos.com, Minggu (6/8/2023).

Ia menambahkan bahwa sampai saat ini, belum adanya kejelasan dari BPOM Mamuju terkait barang yang sudah diamankan, padahal sudah dibeberkan  pernyataannya di media yang membenarkan bahwa adanya produk kecantikan milik Wasilah yang rusak dan berulat.

BPOM Mamuju hanya memperkeruh suasana dengan membuat kegaduhan di masyarakat akibat ketidakjelasan yang di informasikan .

“Jadi kami dari KAMRI berinisiatif membuka posko aduan untuk masyarakat dan jika ada  yang merasa dirugikan produk dari wasilah kosmetik agar segera memberikan informasi kepada kami dan kami akan jamin identitasnya disembunyikan, sebab ini akan menjadi bahan untuk kami disodorkan ke BPOM Sulawesi Selatan”, kata Budiman.

Saat ini Wartawan sulbapos.com lagi berupaya mengkonfirmasi ke pihak BPOM mamuju terkait produk kecantikan tersebut.

(Sulbarpos/Syam)

Baca Juga  TPHP Sulbar Lakukan Investigasi Terhadap Kasus Kematian Ternak Warga Desa Boda-Boda 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Open chat
Hello 👋
ada yang bisa kami bantu ??