Warung di Kawasan Wisata Pantai Babatoa Polman Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Unsur Kesengajaan
POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com – Suasana malam di kawasan wisata Pantai Babatoa, Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, mendadak gempar setelah sebuah warung milik warga dilalap api, Jumat malam (8/05/2026) sekitar pukul 20.30 Wita. Polisi kini menyelidiki kemungkinan adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut.
Warung yang terbakar diketahui milik Masnawati (48), warga Dusun Babatoa, Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun korban mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp500 ribu.
Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh Saharuddin (44) bersama rekannya, Arif (30), saat keduanya melakukan patroli rutin di kawasan objek wisata Pantai Babatoa sekitar pukul 20.00 Wita.
Saat melintas di sekitar lokasi, keduanya melihat kobaran api muncul dari bagian belakang warung milik korban. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian bangunan warung.
Melihat kejadian tersebut, kedua saksi langsung berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menghubungi pemilik warung dan melaporkan kejadian itu kepada aparat kepolisian.
Mendapat laporan dari penjaga pantai terkait kebakaran tersebut, personel Polsek Campalagian bersama Bhabinkamtibmas Desa Lapeo segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan penanganan awal dan penyelidikan.
Selain meminta keterangan dari Saharuddin dan Arif, polisi juga memeriksa Abdul Rauf (66), warga Dusun Parabaya, Desa Lapeo, sebagai saksi tambahan.
Kapolsek Campalagian, IPTU H. Harifuddin, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kebakaran tersebut, termasuk mendalami kemungkinan adanya unsur pembakaran.
“Kami telah melakukan pengecekan di lokasi kejadian serta meminta keterangan dari para saksi. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut,” ujar IPTU H. Harifuddin.
Hingga kini, aparat kepolisian masih mengumpulkan sejumlah informasi dan barang bukti untuk mengungkap pelaku serta motif di balik dugaan pembakaran warung tersebut. (*rls)
Sumber : Humas Polres Polman
Editor: Basribas



