Sulbarpos.com, MAJENE — Puluhan rumah warga di Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), rusak setelah diterjang angin puting beliung yang disertai hujan deras, Sabtu, (31/10/2026).
Bencana tersebut menerjang sejumlah wilayah permukiman warga. Berdasarkan pendataan awal pemerintah kecamatan, sedikitnya 69 rumah terdampak akibat peristiwa tersebut.
Camat Malunda, Muslimin, mengatakan kerusakan tersebar di tiga wilayah. Sebanyak 57 rumah berada di Kelurahan Malunda, empat rumah di Kelurahan Lamungan Batu, dan delapan rumah di Desa Kayuangin.
“Untuk sementara sebanyak 69 rumah yang terdampak. Penyebarannya di Kelurahan Malunda 57 rumah, Kelurahan Lamungan Batu 4 rumah, dan Desa Kayuangin 8 rumah,” kata Muslimin di Posko Bantuan yang didirikan di halaman Kantor Camat Malunda.
Selain rumah warga, angin kencang juga menyebabkan sejumlah bangunan usaha dan fasilitas milik warga mengalami kerusakan. Satu sarang burung walet dan satu kandang ayam potong dilaporkan ambruk.
BPBD Majene Turunkan Tim
Muslimin kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene.
BPBD Majene langsung merespons laporan tersebut dengan menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan penanganan sekaligus menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.
Sekretaris BPBD Majene, Mas’ud, yang memimpin langsung tim ke Malunda mengatakan, pihaknya bergerak setelah mendapat perintah dari Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Majene, Suardi.
“Atas perintah Kalaksa BPBD Majene, Suardi, kami langsung turun ke lapangan membawa bantuan,” ujar Mas’ud.
Bantuan yang disalurkan berupa beras, mi instan, selimut, dan tenda.
Bantuan tersebut kemudian dibagikan kepada warga yang rumahnya terdampak bencana.
Penyaluran bantuan berlangsung di Posko Bantuan yang berada di halaman Kantor Camat Malunda.
Proses distribusi turut disaksikan Camat Malunda Muslimin, Wakil Ketua DPRD Majene Junaedi, serta Kepala Kelurahan Malunda Barlianta Yusuf.
Pemerintah daerah bersama BPBD masih melakukan pendataan terhadap dampak bencana. Data kerusakan juga berpotensi berubah seiring proses verifikasi di lapangan.
Camat Malunda mengimbau Warga untuk tetap waspada mengingat cuaca buruk masih berpotensi terjadi dan dapat memicu kembali angin kencang maupun hujan deras. (Red)




