Shared Berita

POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com – Upaya menghindari kecelakaan justru berujung petaka. Sebuah bus antarprovinsi hilang kendali dan menghantam rumah warga di Desa Laliko, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Selasa malam (10/2/2026). Lima orang terluka dalam insiden yang mengejutkan warga sekitar tersebut.

Peristiwa itu melibatkan satu unit bus Mercedes Benz bernomor polisi DD 7039 SA yang dikemudikan Darman (25), warga Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan. Bus tersebut tengah melaju dari arah Majene menuju Polewali saat insiden terjadi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kecelakaan bermula ketika pengemudi berupaya menghindari sepeda motor yang berada di depannya. Namun, dalam situasi tersebut, bus diduga kehilangan kendali, oleng ke sisi kiri jalan, dan akhirnya menabrak rumah milik Abd Rasyid yang berada persis di tepi jalan poros.

Benturan keras menyebabkan bagian depan bus mengalami kerusakan cukup parah. Sementara itu, rumah warga mengalami kerusakan pada dinding serta kolom bangunan. Total kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp150 juta.

Akibat kejadian tersebut, lima orang dilaporkan mengalami luka-luka. Pengemudi bus, Darman, mengalami luka gores. Kernet bus, Darlis (22), mengalami luka lecet.

Dua penumpang, Yuliana (34) dan Modisa (12), mengalami luka cukup serius dan langsung dilarikan ke RSUD Hj. Andi Depu Polewali Mandar untuk mendapatkan perawatan intensif.

Selain itu, seorang penghuni rumah bernama Pardi (28), yang berprofesi sebagai nelayan, mengalami luka robek di bagian kiri kepala akibat tertimpa material bangunan saat benturan terjadi.

Kasat Lantas Polres Polewali Mandar, IPTU Hafim Rasydin, S.Tr.K., membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti guna kepentingan penyelidikan.

Baca Juga  Blue Light Patrol: Aksi Malam Sat Lantas Polres Polman Tekan Pelanggaran dan Ciptakan Keamanan

“Kami masih mendalami penyebab pasti kecelakaan ini. Sejumlah saksi sudah kami mintai keterangan dan kendaraan yang terlibat telah diamankan. Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, khususnya saat berkendara pada malam hari,” ujar IPTU Hafim.

Hingga saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Satlantas Polres Polewali Mandar. Polisi memastikan proses penyelidikan dilakukan secara profesional dan transparan untuk mengungkap faktor penyebab insiden, termasuk kemungkinan unsur kelalaian maupun kondisi kendaraan.

Satlantas Polres Polman terus meningkatkan patroli dan pengawasan di jalur rawan kecelakaan, khususnya di ruas Jalan Poros Polewali–Majene yang memiliki arus lalu lintas padat pada malam hari. Kepolisian juga mengingatkan pentingnya menjaga jarak aman, mengendalikan kecepatan, serta memastikan kondisi kendaraan prima sebelum melakukan perjalanan jarak jauh demi menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Polewali Mandar.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan dan disiplin berlalu lintas adalah kunci keselamatan bersama di jalan raya. (*rls)

 

Sumber : Humas Polres Polman

Editor: Basribas

Iklan