Shared Berita

POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com – Kabupaten Polewali Mandar mencatat prestasi gemilang di tahun 2025. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita berhasil menembus target, menandakan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan upaya pembangunan yang semakin merata.

Capaian ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus menarik minat investor.

Dalam Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Kantor DPRD Polewali Mandar, Selasa (31/3/2026), Wakil Bupati Polewali Mandar, Hj. Andi Nursami Masdar, menyampaikan capaian membanggakan ini.

“Target PDRB per kapita tahun 2025 sebesar 38,01 juta rupiah, namun realisasinya mencapai 38,06 juta rupiah atau 100,13 persen,” ungkap Hj. Andi Nursami.

Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2024 yang tercatat 35,45 juta rupiah per kapita.

Tak hanya sektor ekonomi, perkembangan infrastruktur juga terus meningkat. Indeks infrastruktur Kabupaten Polewali Mandar tercatat sebesar 68,08 poin, atau 94,97 persen dari target 72,41 poin.

“Indeks ini menjadi dasar perencanaan pembangunan sekaligus upaya untuk menarik investasi,” jelas Andi Nursami.

Sementara itu, indeks desa yang digunakan untuk menentukan status desa dari tertinggal hingga mandiri tercatat 72,37 poin, mendekati target 74,14 poin dengan tingkat capaian 97,61 persen. Hal ini menjadi tolok ukur penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

Selain itu, indeks kualitas lingkungan hidup mengalami lonjakan dari 68,36 poin pada 2024 menjadi 78,20 poin pada 2025. Peningkatan ini dipengaruhi oleh berbagai komponen, termasuk kualitas air, udara, dan lahan.

“Indeks lingkungan hidup menunjukkan komitmen kami untuk menjaga kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan,” tambah Andi Nursami.

Baca Juga  Darurat Sampah di Jantung Ekonomi Polman, Satpol PP Turun Tangan dan Siapkan Penjagaan Ketat di Wonomulyo

Menanggapi laporan tersebut, Ketua DPRD Polewali Mandar, Fahry Fadly, menekankan perlunya percepatan dalam beberapa pelayanan publik.

“Ini penting agar kebijakan pemerintah tidak sekadar tertulis di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Fahry menambahkan bahwa DPRD siap bersinergi dengan seluruh pihak, baik pemerintah pusat maupun daerah, untuk memastikan program-program berjalan optimal.

Hj. Andi Nursami Masdar menekankan bahwa capaian ini bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata dari kerja keras pemerintah daerah, kolaborasi masyarakat, dan sinergi lintas sektor.

“Momentum ini harus menjadi semangat bagi semua pihak untuk terus mendorong kemajuan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat,” pungkasnya. (*Mull)

Editor: Basribas

Iklan