JAKARTA, Sulbarpos.com – Pemerintah melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) kembali mencatat capaian signifikan pada tahap VI dengan berhasil menyelamatkan keuangan negara senilai Rp11,42 triliun, sekaligus menguasai kembali ratusan ribu hektare kawasan hutan, Jumat (10/4/2026).
Keberhasilan tersebut ditandai dengan proses penyerahan denda administratif dan hasil penyelamatan keuangan negara yang berlangsung di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta. Kegiatan ini disaksikan langsung oleh Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional, Ossy Dermawan.
Dalam tahap VI ini, Satgas PKH berhasil menghimpun denda administratif dengan total mencapai Rp11.420.104.815.858. Capaian tersebut dinilai sebagai langkah konkret pemerintah dalam menjaga aset negara serta memastikan pengelolaan sumber daya alam dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat.
“Mewakili Bapak Menteri Nusron, kami menghadiri penyerahan denda administratif sekitar Rp11,42 triliun. Ini merupakan wujud komitmen untuk memenuhi harapan Presiden dan masyarakat agar kekayaan negara dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk rakyat,” ujar Ossy usai kegiatan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Satgas PKH merupakan bentuk kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian ATR/BPN.
Selain penagihan denda, pada tahap ini satgas juga berhasil menguasai kembali kawasan hutan, termasuk kawasan taman nasional seluas kurang lebih 254.780,20 hektare.
Penyerahan penguasaan kawasan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni sebagai bagian dari proses penertiban dan pemulihan aset negara.
Tak hanya itu, Satgas PKH juga menyerahkan kawasan perkebunan tahap VI seluas sekitar 30.543,40 hektare melalui mekanisme berjenjang.
Penyerahan dimulai dari Jaksa Agung kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, kemudian diteruskan kepada Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara, sebelum akhirnya diserahkan kepada PT Agrinas Palma Nusantara (Persero).
Seluruh rangkaian prosesi tersebut turut disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi atas kinerja Satgas PKH.
Ossy berharap capaian ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa kerja kolektif lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga kekayaan negara sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“Tadi Bapak Presiden memberikan apresiasi kepada seluruh anggota Satgas PKH yang telah bekerja keras, serta mendorong agar upaya ini terus dilanjutkan demi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya. (*rls)
Editor: Basribas




