Shared Berita

POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com — Upaya memperkuat kinerja birokrasi terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar. Salah satunya melalui Dialog Kinerja gabungan OPD yang kali ini dipusatkan di lingkungan DisperindagkopUKM, dengan fokus pada evaluasi program, efektivitas jabatan fungsional, hingga optimalisasi pendapatan daerah.

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (DisperindagkopUKM) Kabupaten Polewali Mandar menjadi tuan rumah pelaksanaan Dialog Kinerja gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berlangsung di UPTD Sentra Pengelola IKM Rumah Kemasan, Senin (4/5/2026).

Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam mengkonsolidasikan capaian kinerja lintas OPD sekaligus mengevaluasi pelaksanaan program di tahun berjalan. Di tengah dinamika dan tantangan pembangunan daerah, dialog ini diharapkan mampu menghadirkan solusi konkret berbasis data dan kondisi riil di lapangan.

Sejumlah isu krusial mengemuka dalam forum tersebut, khususnya terkait penataan jabatan fungsional pada sektor koperasi, perdagangan, dan perindustrian. Peserta dialog menilai, penguatan peran jabatan fungsional menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas layanan publik dan efektivitas pelaksanaan tugas perangkat daerah.

Selain itu, pembahasan juga menyoroti progres capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta realisasi anggaran pada triwulan pertama. Evaluasi ini dinilai penting untuk memastikan program berjalan sesuai target, sekaligus mengidentifikasi hambatan yang berpotensi mengganggu serapan anggaran.

Dialog kinerja ini dihadiri Staf Ahli Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Dr. Aco Musaddad HM, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs. Mujahiddin, serta Kepala Dinas PerindagkopUKM, Hj. Agusnia Hasan Sulur.

Turut hadir pula jajaran OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar yang aktif memberikan masukan dalam diskusi.

Melalui forum ini, pemerintah daerah menargetkan terbangunnya sinergi dan koordinasi yang lebih solid antar OPD. Dengan demikian, diharapkan kinerja pemerintahan semakin terukur, realisasi anggaran lebih optimal, serta target PAD dapat dicapai secara maksimal.

Baca Juga  PAD Mandek, Tambak Pemerintah Disorot DPRD: Kepala DKP Polman Turun Lapangan, Fakta Pendangkalan Terkuak

Sebagai catatan, dialog ini tidak hanya menjadi ruang evaluasi, tetapi juga wadah memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan program.

Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar menegaskan pentingnya konsistensi monitoring terhadap capaian PAD dan realisasi anggaran, agar setiap kebijakan yang dijalankan benar-benar memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat. (*rls)

Sumber : Humas DisperindagkopUKM

Editor: Basribas

Iklan