Petani 49 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Pohon Kelapa, Polisi Selidiki Penyebabnya

Petani 49 tahun ditemukan meninggal di bawah pohon kelapa di Binuang, Polewali Mandar. Polisi olah TKP dan selidiki penyebab kematian korban. (Poto : Humas Polres Polman)
Shared Berita

POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com – Seorang pria ditemukan meninggal dunia di area persawahan Dusun Lemo Tua, Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Minggu (2/8/2026) sore. Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di bawah pohon kelapa dengan luka pada bagian kepala.

Korban diketahui bernama MO’in (49), seorang petani/pekebun yang merupakan warga Dusun Lemo, Desa Kuajang, Kecamatan Binuang.

Informasi mengenai penemuan korban diterima pihak kepolisian sekitar pukul 17.05 WITA setelah Kepala Dusun Lemo Tua, Junaedi, melaporkan kejadian tersebut. Laporan itu kemudian diteruskan oleh Bhabinkamtibmas Desa Kuajang kepada Kapolsek Binuang IPTU Rahman.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Binuang IPTU Rahman bersama Kanit Reskrim Polsek Binuang AIPTU Aras dan personel piket langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Sekitar pukul 18.15 WITA, personel Polres Polewali Mandar bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Polewali Mandar tiba di lokasi. Tim dipimpin KBO Satreskrim IPTU Iwan Rusmana, didampingi Perwira Pengawas Lapangan IPDA Ahmad Yakin serta Kaur Identifikasi AIPTU Mahyung dan sejumlah anggota.

Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), identifikasi terhadap korban, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan saksi, korban pertama kali ditemukan dalam keadaan tergeletak di bawah pohon kelapa. Pada bagian kepala korban ditemukan luka. Saksi yang melihat kondisi tersebut kemudian meminta bantuan warga sekitar sebelum melaporkan kejadian kepada pihak kepolisian.

Dari hasil olah TKP sementara dan keterangan saksi, korban diketahui sehari-hari mencari nafkah dengan mengumpulkan buah kelapa yang jatuh dari pohon milik warga untuk kemudian dijual.

Setelah proses olah TKP selesai, jenazah korban dievakuasi ke RSU Hj. Andi Depu Polewali untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga  Curanmor di Pasar Ikan Wonomulyo, Honda Supra Fit Milik Pedagang Hilang Saat Berjualan

Dalam penanganan di lokasi, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, yakni satu bilah parang yang diduga milik korban dan satu buah kelapa.

Kapolsek Binuang IPTU Rahman mengatakan, pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan masyarakat dan berkoordinasi dengan personel Polres Polewali Mandar untuk melakukan penanganan sesuai prosedur.

“Begitu menerima laporan dari masyarakat, kami segera mendatangi lokasi bersama personel Polres Polewali Mandar untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan para saksi. Namun demikian, kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dan terus melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut,” ujar IPTU Rahman.

Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban. Hasil pemeriksaan medis dan informasi dari para saksi akan menjadi bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Binuang juga mengimbau masyarakat agar senantiasa mengutamakan keselamatan ketika melakukan aktivitas, khususnya saat bekerja di area perkebunan atau di bawah pohon yang berpotensi membahayakan keselamatan. (*rls)

Sumber : Humas Polres Polman

Editor: Basribas

Iklan