Air Kerap Meluap ke Rumah Warga, Lurah Pekkabata Inisiatif Keruk Drainase Jalan Cendrawasih

Lurah Pekkabata Nurhayati memprakarsai pengerukan sedimen drainase Jalan Cendrawasih untuk mengatasi luapan air (Poto : ismail)
Shared Berita

POLEWALI MANDAR, Sulbaros.com – Pemerintah Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, melakukan pembersihan dan pengerukan sedimen pada saluran drainase di Jalan Cendrawasih. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi luapan air yang selama ini kerap terjadi saat hujan deras.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 3–5 Agustus 2026, merupakan inisiatif Lurah Pekkabata, Nurhayati, setelah melihat kondisi drainase di kawasan tersebut yang dinilai membutuhkan penanganan.

Saat hujan turun, saluran drainase yang mengalami pendangkalan menyebabkan aliran air tidak berjalan optimal. Kondisi itu kemudian memicu air meluap hingga ke badan jalan dan masuk ke sejumlah rumah warga di sekitar Jalan Cendrawasih.

“Kegiatan ini kami lakukan karena melihat kondisi drainase di Jalan Cendrawasih. Setiap kali hujan, air meluap ke jalan bahkan masuk ke rumah warga,” kata Lurah Pekkabata, Nurhayati. Rabu (5/8/2026)

Menurutnya, pengerukan dilakukan untuk mengembalikan fungsi saluran drainase agar mampu menampung dan mengalirkan air dengan lebih baik, terutama ketika intensitas hujan meningkat.

Pembersihan drainase tersebut melibatkan sejumlah unsur terkait. Pemerintah Kelurahan Pekkabata bekerja bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, para kepala lingkungan se-Kelurahan Pekkabata, Tim Drainase Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Polewali Mandar, serta mahasiswa KKN Terpadu Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar).

Untuk mempercepat proses pengerukan sedimen, tim juga menggunakan satu unit alat berat ekskavator.

Nurhayati mengatakan, sinergi lintas unsur tersebut menjadi bagian penting dalam penanganan persoalan drainase yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

“Alhamdulillah, kegiatan dapat berjalan dengan baik berkat dukungan pihak-pihak terkait. Kami berharap setelah dilakukan pengerukan, aliran air di saluran drainase bisa lebih lancar sehingga genangan dapat diminimalkan,” ujarnya.

Baca Juga  Wagub Sulbar Turun Tangan Usai Bayi 3 Bulan Minum Susu Air Keruh

Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan saluran drainase dengan tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya, upaya menjaga fungsi drainase tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi warga.

Pengerukan sedimen ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mengurangi risiko genangan di Jalan Cendrawasih dan lingkungan sekitarnya, sekaligus mendorong penanganan drainase secara berkelanjutan di wilayah Kelurahan Pekkabata. (*bas)

Editor: Basribas

Iklan