Shared Berita

POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com – Inovasi digital pelayanan publik yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, berhasil mencuri perhatian di tingkat nasional. Melalui Tim Inovasi Daerah SIPAMANDAQ, Polman sukses menembus kurasi awal dan masuk dalam daftar 100 tim terbaik pada ajang GovTechAthon 2026.

Capaian tersebut sekaligus menempatkan SIPAMANDAQ sebagai satu-satunya tim perwakilan Provinsi Sulawesi Barat dalam kompetisi inovasi teknologi pemerintahan tersebut.

Sebagai bagian dari tahapan pengembangan inovasi, Tim SIPAMANDAQ telah mengikuti sesi lokakarya pada Senin (2/11/2026). Dalam kegiatan tersebut, tim juga memperoleh fasilitasi skema replikasi City Data Platform (CDP) dari Unit Pengelola Jakarta Smart City (JSC), Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi DKI Jakarta.

Inovasi yang diusung mengintegrasikan dua program utama, yakni SIAGA Polman dan SINERGI Trantibumlinmas. Keduanya dirancang sebagai ekosistem digital untuk memperkuat sistem kesiapsiagaan daerah sekaligus membangun tata kelola data terpadu pada bidang ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.

Melalui sistem tersebut, berbagai laporan kedaruratan masyarakat, seperti kebakaran, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), evakuasi, hingga gangguan ketenteraman dan ketertiban umum, dapat dihubungkan secara langsung dengan sistem operasional pemerintah daerah.

Integrasi tersebut diharapkan mampu mempercepat proses penerimaan laporan, koordinasi penanganan, serta pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Dengan demikian, pengelolaan pelayanan publik dapat dilakukan secara lebih terukur, terstruktur, dan berbasis data.

Keberhasilan inovasi ini tidak terlepas dari kontribusi sumber daya manusia aparatur muda di lingkungan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar.

Tim SIPAMANDAQ merupakan hasil kolaborasi Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Polewali Mandar.

Baca Juga  82.928 Rumah Jadi PR Besar, Bupati Polman Siapkan Peta Jalan Perumahan hingga 2042.

Tim tersebut diperkuat tiga ASN calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari Dinas Satpol PP Damkar, yakni Ahmad Robbani dan Andi Annissa, yang bertugas sebagai Pemadam Kebakaran Pemula, serta Abd. Rahmat N sebagai Polisi Pamong Praja Pemula.

Sementara itu, Eko Surya Alamsyah, S.Sos., Analis Masalah Sosial Bapperida Polman, bertindak sebagai penanggung jawab tim.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Dinas Satpol PP Damkar Kabupaten Polewali Mandar, Imran, S.IP., M.M., menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan para ASN muda menembus kurasi nasional merupakan bukti bahwa aparatur daerah memiliki kapasitas dan daya saing dalam mengembangkan inovasi pelayanan publik.

“Kami sangat bangga dan mengapresiasi kerja keras dua ASN CPNS Damkar kami, Ahmad Robbani dan Andi Annissa, serta CPNS Satpol PP, Abd. Rahmat N. Dedikasi mereka dalam Tim SIPAMANDAQ tidak hanya mengharumkan nama Dinas Satpol PP Damkar dan OPD Pemkab Polewali Mandar, tetapi juga membawa nama harum Provinsi Sulawesi Barat di tingkat nasional,” ujar Imran.

Ia menegaskan, capaian tersebut menunjukkan bahwa ASN muda di lingkungan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar memiliki potensi dan kemampuan untuk menghasilkan inovasi yang kompetitif di tingkat nasional.

“Ini membuktikan bahwa ASN muda kita memiliki kapasitas inovasi yang mampu bersaing di panggung GovTechAthon Jakarta Smart City,” tegasnya.

Sementara itu, Penanggung Jawab Tim SIPAMANDAQ dari Bapperida Kabupaten Polewali Mandar, Eko Surya Alamsyah, S.Sos., menjelaskan bahwa partisipasi dalam lokakarya GovTechAthon 2026 menjadi peluang strategis bagi daerah untuk mengembangkan sistem pengelolaan data pemerintahan melalui replikasi teknologi yang telah diterapkan Jakarta Smart City.

Menurutnya, fasilitasi replikasi CDP menjadi langkah penting untuk memperkuat fondasi digitalisasi pelayanan publik di Polewali Mandar, khususnya dalam pengelolaan laporan kedaruratan dan koordinasi lintas perangkat daerah.

Baca Juga  Jelang Idul Fitri 1445 H, Pasokan BBM di Polman Aman

“Keberhasilan menembus babak kurasi dan mengikuti lokakarya GovTechAthon memberikan kesempatan berharga bagi Kabupaten Polewali Mandar untuk mengadopsi City Data Platform (CDP) dari Jakarta Smart City,” jelas Eko.

Ia berharap, melalui proses replikasi tersebut, inovasi SIAGA Polman dan SINERGI Trantibumlinmas dapat terintegrasi dalam ekosistem pengelolaan data daerah yang transparan, sistematis, dan akuntabel.

“Dengan integrasi tersebut, laporan kedaruratan warga diharapkan dapat direspons lebih cepat sekaligus mendukung proses pengambilan kebijakan pemerintah daerah yang berbasis data,” ungkapnya.

Melalui keikutsertaan dalam GovTechAthon 2026, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar berkomitmen untuk terus menyempurnakan inovasi SIPAMANDAQ agar dapat diimplementasikan secara optimal.

Pengembangan sistem ini diharapkan tidak hanya menjadi prestasi dalam kompetisi inovasi nasional, tetapi juga menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui peningkatan kecepatan respons kedaruratan, efektivitas koordinasi pemerintahan, serta kualitas pelayanan dan perlindungan masyarakat di Kabupaten Polewali Mandar. (*rls)

Editor: Basribas

Iklan