Shared Berita

Sulbarpos.com, Mamuju – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemberdayaan Tanah Masyarakat Tahun Anggaran 2026 sebagai upaya memperkuat pelaksanaan reforma agraria berbasis pemberdayaan ekonomi masyarakat. Senin, (4/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kanwil BPN Sulbar itu mengusung tema “Penanganan Akses Reforma Agraria melalui Pemberdayaan Ekonomi dan Sinergi Lintas Sektor.”

Forum tersebut menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari OPD, Dinas Koperindag, Bank Indonesia, BPOM, hingga Rumah BUMN.

Direktur Pemberdayaan Tanah Masyarakat, Freddy A. Kolintama, dalam arahannya yang disampaikan secara daring menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan reforma agraria.

“Tanah masyarakat tidak hanya harus memiliki kepastian hukum, tetapi juga harus mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, akses reforma agraria harus diarahkan untuk membuka peluang usaha, memperkuat produktivitas, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan itu, Kasubdit Pengembangan dan Diseminasi Model Akses Reforma Agraria turut memaparkan petunjuk teknis PTM 2026 guna memastikan pelaksanaan program berjalan selaras di seluruh kabupaten di Sulawesi Barat.

Sementara itu, Kepala Bidang Penataan dan Pemberdayaan Kanwil BPN Sulbar menegaskan bahwa pelaksanaan reforma agraria akan disinergikan dengan agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

“Pelaksanaan reforma agraria akan diselaraskan untuk mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia periode 2025–2029, khususnya dalam penguatan lumbung pangan dan pengentasan kemiskinan ekstrem,” katanya.

Ia menjelaskan, penguatan sektor pangan menjadi bagian penting dalam mendukung target swasembada pangan nasional, sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat di daerah.

“Melalui pemberdayaan tanah masyarakat, kami berharap kesejahteraan masyarakat meningkat dan manfaat reforma agraria dapat dirasakan secara nyata,” tambahnya.

Baca Juga  Gerakan Pangan Murah, Kapolda Sulbar Bersama PJ. Gubernur Sasar Masyarakat Karampuang

Melalui kegiatan ini, Kanwil BPN Sulbar berharap sinergi lintas sektor semakin kuat sehingga program reforma agraria tidak hanya berfokus pada legalitas aset, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. (*)

Iklan