Shared Berita

Sulbarpos.com , Polewali — Dalam upaya memastikan transparansi dan kesuksesan investasi di Kabupaten Polewali Mandar, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Drs. Mujahid. M. Si, memimpin kegiatan pendampingan Pengisian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), Rabu (4/10/2023).

Hadir dalam kegiatan tersebut adalah Sekertaris, Kabit, serta undangan dari pelaku usaha yang ada di kabupaten Polewali Mandar.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Mujahid menjelaskan bahwa pendampingan LKPM bertujuan untuk menghimpun data realisasi investasi Nasional Tahun 2023 dan memberikan informasi terkini mengenai progres investasi pelaku usaha di Polewali Mandar.

Baca Juga  PMII Komisariat IAI DDI Polman Menilai Kinerja Bawaslu Polman dalam Pemilu 2024 Buruk

Lebih lanjut, Mujahid menargetkan laporan nilai realisasi penanaman modal sebesar 610 miliar berdasarkan jumlah pelaku usaha di wilayah tersebut. Namun, capaian semester satu menunjukkan realisasi investasi sekitar 52.937 miliar, masih dianggap minim.

Dalam harapannya kepada pelaku usaha, Mujahid menekankan pentingnya LKPM sebagai media komunikasi dengan pemangku kebijakan di tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten. Ia memastikan bahwa LKPM tidak berkaitan dengan kenaikan kewajiban pembayaran pajak, melainkan sebagai alat untuk memastikan pengambilan keputusan yang tepat dalam memfasilitasi permasalahan penanaman modal.

Direktur PT. Berkah Al-Gigifari Utama, Sahril mengapresiasi dukungan pemerintah dalam membantu pelaku usaha di Polewali Mandar. Ia menyatakan bahwa dalam pengurusan administrasi, pemerintah setempat telah memberikan bantuan tanpa kendala, bahkan tanpa persulitan dalam pengurusan izin usaha.

“Kegiatan ini mencerminkan komitmen pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dalam mendukung dan mendorong pertumbuhan investasi serta kesejahteraan pelaku usaha lokal”, kata dia.

(Sulbarpos/Brb)

Iklan

Open chat
Hello 👋
ada yang bisa kami bantu ??