Shared Berita

BARITO KUALA, Sulbarpos.com – Sebuah helikopter jenis Super Puma milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dilaporkan mengalami kecelakaan dan jatuh ke Sungai Barito, Desa Tabatan Baru, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Minggu siang. Insiden tersebut terjadi saat helikopter menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Informasi sementara yang dihimpun melalui jaringan komunikasi kedaruratan serta Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banjarmasin menyebutkan, kecelakaan terjadi ketika helikopter melakukan manuver pengambilan air di Sungai Barito untuk mendukung operasi pemadaman karhutla.

Berdasarkan data identitas pesawat yang beredar, helikopter tersebut diduga merupakan Eurocopter EC225LP Super Puma II+ atau Airbus Helicopters H225 dengan nomor registrasi VH-HGM dan nomor seri 2878.

Rekaman video amatir yang diterima memperlihatkan helikopter mendekati permukaan sungai sebelum kehilangan kendali dan terjatuh ke air.

Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi tampak mendatangi titik kejadian untuk memberikan pertolongan kepada awak pesawat.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius mengingat helikopter tersebut tengah menjalankan misi kemanusiaan dalam upaya penanggulangan bencana karhutla.

Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan, kondisi awak helikopter, serta jumlah korban belum dapat dipastikan berdasarkan informasi sementara yang tersedia.

Pihak berwenang diharapkan segera memberikan keterangan resmi terkait kronologi kejadian, proses evakuasi, serta perkembangan penanganan insiden tersebut.

Hingga informasi ini disusun, seluruh keterangan mengenai kecelakaan masih bersifat sementara dan memerlukan konfirmasi lebih lanjut dari pihak BNPB maupun instansi SAR terkait. (***)

Baca Juga  Samarinda Gelar Aksi Damai untuk Hari Solidaritas Palestina Internasional Pasca Pembunuhan Ismail Haniyah

Editor: Basribas

Iklan