Shared Berita

Sulbarpos.com , Mamasa — Ratusan guru di Kabupaten Mamasa berujuk rasa di halaman kantor bupati dan DPRD Kabupaten Mamasa, Jumat (17/3/2023).

Forum guru bersatu melakukan longmars dari halaman Kantor Bupati menuju kantor DPRD Kab.Mamasa. Massa pengunjuk rasa geram karena gaji sertifikasi tak kunjung dibayarkan sejak beberapa bulan terakhir.

Rismawati dalam orasinya menegaskan, jika dana sertifikasi para guru tidak juga dibayarkan dalam kurung waktu 72 jam, maka para guru akan mogok mengajar dan akan kembali turun kejalan dalam jumlah yang lebih banyak.

“Forum guru bersatu Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat, menuntun pemerintah kabupaten mamasa, menolak kebijakan Pemda Mamasa yang telah mengalihfungsikan TPG guru triwulan 3 & 4 tahun anggaran 2022”.

“Kami meminta Pemda Mamasa segera membayarkan TPG guru maksimal 72 jam sejak tututan dibacakan, menolak dengan tegas segala intimidasi terhadap guru yang turut serta dalam aksi demo dan bayarkan Tamsil untuk guru non sertifikasi”, tegas Rismati di Mamasa, Jumat (17/3/2023).

Massa pengunjuk rasa juga meminta agar Tambahan penghasilan untuk guru non sertifikasi di bayarkan tepat waktu.

Salah satu massa aksi, Alfret juga menambahkan , “Kami berjuang demi hak kami selama 3 bulan terakhir, dan kami tidak ingin melihat kabupaten mamasa terus menerus seperti ini tanpa ada yang bertanggung jawab”, tutup Alfret.

(Sulbarpos/Basribas)

Baca Juga  Sinergi Pemberdayaan UMKM, Anggota PKK Kabupaten Mamasa sambut Road Show Kurasi UMKM Sulbar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Open chat
Hello 👋
ada yang bisa kami bantu ??