Sulbarpos.com, MAMUJU — Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat resmi memasuki babak baru kepemimpinan. Jabatan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulbar kini beralih dari Sukarman Sumarinton kepada Budi Hartawan Pandjaitan dalam agenda pisah sambut yang digelar di Mamuju, Selasa (5/5/2026).
Momen pergantian pucuk pimpinan itu menjadi penanda berlanjutnya estafet kepemimpinan di tubuh Korps Adhyaksa, sekaligus mempertegas keberlanjutan peran strategis Kejati Sulbar dalam pengawasan, pendampingan hukum, dan penegakan hukum di daerah.
Dalam sambutannya, Kajati Sulbar sebelumnya, Sukarman Sumarinton, mendapat apresiasi atas kontribusinya selama memimpin Kejati Sulbar, khususnya dalam membangun pola kerja kolaboratif dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum lainnya.
Selama masa kepemimpinannya, Kejati Sulbar dinilai aktif membangun pendekatan preventif dalam pengawasan program pembangunan, termasuk memberikan konsultasi hukum untuk meminimalisasi potensi pelanggaran dalam pelaksanaan proyek strategis.
Sementara itu, kehadiran Budi Hartawan Pandjaitan sebagai nahkoda baru Kejati Sulbar diharapkan mampu melanjutkan fondasi kerja sama yang telah dibangun sebelumnya.
Dengan pengalaman panjang di institusi kejaksaan, Budi diyakini dapat memperkuat fungsi kejaksaan, tidak hanya dalam aspek penindakan, tetapi juga pengawalan pembangunan dan pencegahan tindak pidana korupsi di Sulawesi Barat.
Pergantian Kajati sendiri merupakan bagian dari dinamika organisasi di lingkungan Kejaksaan Agung Republik Indonesia, yang menjadi mekanisme rutin dalam penyegaran struktur dan penguatan kelembagaan.
Pisah sambut ini sekaligus menjadi simbol kesinambungan komitmen Kejati Sulbar dalam menjaga kepastian hukum, mendukung pembangunan daerah, serta memperkuat koordinasi lintas lembaga di Sulawesi Barat.(*)




