Shared Berita

Sulbarpos.com , Polewali — KPPMT (Kerukunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Tonyaman Melaksanakan Gema Ramadhan Tahun ke-3 di Masjid Nurul Huda lingkungan Tonyaman, Minggu (9/4/2023).

Ketua Umum KPPMT, Reski mengatakan pelaksanaan Gemah Ramadhan Tahun ini Mengusung Tema “Menebar Rahmat dan Menggapai Magfirah di bulan Suci Ramadhan”.

“KPPMT Desa Tonyaman mulanya menggelar acara Gema ramadhan sejak tahun 2021 di masjid Al-Hadat lingkungan Welang pelang, tahun 2022 di Masjid Al-Muhajirin dusun Tana Takko dan Tahun 2023 ini di Masjid Nurul Huda lingkungan Tonyaman yang di mulai tanggal 6/4/2023 dan insya ALLAH Akan berakhir pada tanggal 10 besok”, kata Reski saat dihubungi Sulbarpos.com.

Lebih Lanjut Reski mengatakan, peserta Gema Ramadhan Tahun Ke -3 yang di gelar ini hanya berskala se-kecamatan Binuang saja. Acara tersebut mengundang khusus peserta dari kecamatan lain, seperti kecamatan Polewali yang memang ikut berkontribusi dalam Gema Ramadhan yang dilaksanakan.

“Selain Kegiatan Gema Ramadhan KPPMT juga punya literasi yang diberi nama Taman Me’guru yang kesehariannya mengedukasi anak untuk lebih Kreatif utamanya dalam keagamaan”, tambahnya.

Adapun tujuan dilaksanakannya gema Ramadhan yakni untuk memberikan pembelajaran kepada adik-adik didesa Tonyaman yang kemudian menjadi faktor pembentuk kepribadian.

foto : Gema Ramadhan yang diadakan KPPMT

Dalam mencapai pribadi takwa pada bulan Ramadhan, seorang muslim tidak hanya beribadah personal namun juga tercipta suasana untuk saling berbagi melalui reflek psikologis (naluri hati nurani); berbagi makanan saat buka puasa, menyantuni mustahiq zakat, dan saling menggugurkan kesalahan.

Tokoh Pemuda Desa Tonyaman, Odiy mengapresiasi kegiatan yang dilakukan KPPMT desa Tonyaman, dalam mengisi bulan suci Ramadan dengan hal yang positif, mengedukasi anak remaja dengan menanamkan nilai agama yang setiap tahun pada momen bulan Ramadhan.

Baca Juga  Pemkab Polman Perbaiki 429 Rumah Melalui Program BSPR Dengan Anggaran 5,1 Miliar 

“Dengan harapan seorang muslim memiliki sikap peduli antar sesama, meningkatkan kepekaan sosial, dan memperkuat semangat persatuan yang damai sebagai agama rahmatan lil alamiin”, ujar Odiy.

Menurutnya, perintah maupun keutamaan pada bulan Ramadan, dijalankan tidak hanya sebagai gugur kewajiban, namun sebagai sekolah kepribadian takwa bagi seorang muslim. Utamanya pada anak usia dini.

“Semoga kita semua termasuk hamba-Nya yang senantiasa berusaha maksimal untuk menjadi orang yang paling mulia disisi-Nya, yakni orang yang bertakwa. Aamiin Yaa Rabbal”, tutup Odiy

(Sulbarpos/Basribas)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Open chat
Hello 👋
ada yang bisa kami bantu ??