Shared Berita

POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com – RSUD Hajjah Andi Depu Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, melakukan serah terima jabatan sejumlah pejabat struktural pada Senin (12/10/2026). Penataan jabatan ini diharapkan memperkuat tata kelola rumah sakit, meningkatkan koordinasi antarunit, serta mendorong kualitas pelayanan kesehatan yang profesional dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Direktur RSUD Hajjah Andi Depu Polman, dr. Irwandi Muis, menegaskan bahwa pergantian pejabat merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus momentum untuk memperkuat kinerja kelembagaan. Ia berharap pejabat yang menerima amanah baru mampu melanjutkan program yang telah berjalan, menyelesaikan pekerjaan yang belum tuntas, serta menghadirkan perbaikan pelayanan secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, serah terima jabatan dilaksanakan bersamaan dengan penandatanganan berita acara sebagai bentuk dokumentasi administratif atas peralihan tanggung jawab dari pejabat lama kepada pejabat baru.

Adapun tiga jabatan yang diserahterimakan meliputi Wakil Direktur Umum dan Keuangan, Kepala Bidang Pelayanan Medis, serta Kepala Bagian Perencanaan, Pengembangan, Peningkatan Mutu dan Kerja Sama.

Pada posisi Wakil Direktur Umum dan Keuangan, jabatan diserahkan dari Hj. Anita Sayadi kepada Gazali. Selanjutnya, jabatan Kepala Bidang Pelayanan Medis beralih dari Hj. Andi Dewi kepada dr. Andi Vita Desiana Tasbi.

Sementara itu, jabatan Kepala Bagian Perencanaan, Pengembangan, Peningkatan Mutu dan Kerja Sama diserahterimakan dari Andi Arham H kepada Yusnita Yuliasari.

Selain ketiga jabatan tersebut, posisi Wakil Direktur Pelayanan dan Penunjang yang sebelumnya dijabat Andi Hizbullah kini diemban Hj. A. Emy Purnama. Andi Hizbullah diketahui telah mengemban amanah baru sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Polewali Mandar.

Penataan personel pada sejumlah posisi tersebut diharapkan dapat memperkuat efektivitas pelaksanaan tugas, memperjelas koordinasi internal, dan mendukung pencapaian target pelayanan rumah sakit.

Baca Juga  Bupati Polman Buka Turnamen JM Junior HSM 2026, 52 SSB Ramaikan Panggung Talenta Muda di Mapilli Barat

Direktur RSUD Hajjah Andi Depu Polman, dr. Irwandi Muis, menyampaikan bahwa setiap perubahan penugasan perlu dipandang sebagai peluang untuk meningkatkan kompetensi, memperluas pengalaman, dan memperkuat profesionalisme aparatur dalam menjalankan tanggung jawab organisasi.

Ia berharap para pejabat yang memperoleh kepercayaan baru dapat menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan, membangun komunikasi yang konstruktif, serta mengutamakan kerja sama dalam mendukung pelayanan kesehatan.

“Dalam setiap pergeseran jabatan, tentu ada sisi positif yang bisa kita ambil, terutama dalam pengembangan diri, profesi, dan peningkatan kapasitas untuk mendukung pemerintah. Saya berharap teman-teman yang mendapat amanah baru dapat bekerja dengan ikhlas dan kolaborasi yang baik,” ujar dr. Irwandi.

Menurutnya, keberhasilan pengelolaan rumah sakit tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh keselarasan kerja seluruh unit. Karena itu, soliditas organisasi dan komunikasi yang efektif perlu terus dijaga agar pelaksanaan program dapat berjalan optimal.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran agar tidak mengabaikan pekerjaan yang masih membutuhkan penyelesaian. Program yang telah berjalan baik harus dipertahankan, sedangkan kekurangan dalam penyelenggaraan pelayanan perlu dievaluasi untuk menemukan solusi yang tepat.

“Kepada seluruh jajaran, saya berharap kita tetap solid, bekerja bersama, melanjutkan apa yang sudah baik, dan meningkatkan pelayanan melalui kolaborasi yang baik pula. Hal-hal yang belum terselesaikan mari kita selesaikan bersama,” tuturnya.

Dr. Irwandi turut menyoroti pentingnya menjaga hubungan kerja yang harmonis serta memperkuat pertukaran pengetahuan dan pengalaman di lingkungan rumah sakit. Menurutnya, komunikasi yang terbuka dapat membantu jajaran manajemen mengidentifikasi persoalan dan merumuskan langkah perbaikan secara lebih terarah.

Ia menegaskan, setiap keluhan masyarakat perlu mendapat perhatian serius dan ditindaklanjuti melalui mekanisme evaluasi yang berkesinambungan. Dengan demikian, masukan dari pasien dan keluarga pasien dapat menjadi salah satu dasar untuk memperbaiki mutu pelayanan.

Baca Juga  Jejak Sang Bapak Pembangunan, Salim S Mengga Kenang Puang Mengga

“Dengan kolaborasi dan komunikasi yang baik, kita bisa bersama-sama mencari solusi atas keluhan masyarakat dan memperbaiki kekurangan yang ada. Harapannya, pelayanan RSUD Hajjah Andi Depu ke depan semakin baik,” tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa setiap pejabat memiliki tanggung jawab strategis dalam menjaga kualitas manajemen, meningkatkan mutu pelayanan medis maupun penunjang, serta memastikan keselamatan pasien menjadi prioritas dalam setiap proses pelayanan.

Sementara itu, pejabat lama Wakil Direktur Umum dan Keuangan, Hj. Anita Sayadi, menyampaikan harapan agar RSUD Hajjah Andi Depu Polman terus mengalami kemajuan melalui dukungan dan kerja sama seluruh jajaran, termasuk dengan komposisi pejabat yang baru.

Ia turut menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat perkataan, sikap, maupun tindakan yang kurang berkenan kepada rekan kerja.

Menurutnya, kualitas pelayanan kesehatan merupakan salah satu aspek penting yang mencerminkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah. Oleh karena itu, sinergi antarpersonel perlu terus diperkuat agar rumah sakit mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal.

“Cerminan daerah yang baik salah satunya terlihat dari kualitas pelayanan kesehatannya. Karena itu, saya berharap kita semua dapat bekerja sama dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ungkap Hj. Anita Sayadi.

Pergantian dan penataan jabatan di RSUD Hajjah Andi Depu Polman diharapkan tidak berhenti pada aspek administratif, tetapi juga diikuti peningkatan kinerja yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Penguatan koordinasi antarbagian, evaluasi pelayanan secara berkala, penyelesaian persoalan internal, serta tindak lanjut terhadap keluhan pasien menjadi sejumlah aspek penting dalam mendukung peningkatan mutu layanan rumah sakit.

Dengan kepemimpinan yang kolaboratif dan pembagian tanggung jawab yang jelas, RSUD Hajjah Andi Depu diharapkan semakin mampu mengembangkan pelayanan kesehatan yang profesional, responsif, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat Polewali Mandar. (*bas)

Editor: Basribas

Iklan