Peringati HKN ke-62, Dinkes Polman Gelar Defile dan Porseni, Bupati Tekankan Pemerataan Layanan Kesehatan
POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com – Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, menjadi momentum memperkuat komitmen peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan pemerataan akses bagi masyarakat. Hal itu ditandai dengan kegiatan lomba defile dan pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Polman di Lapangan Pancasila Pekkabata, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan yang dibuka langsung Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, tersebut diikuti 20 Puskesmas se-Kabupaten Polman, RSUD Hajjah Andi Depu, RSUD Wonomulyo, Klinik TNI AD, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unasman, serta Unit Transfusi Darah (UTD) PMI.
Sejumlah pejabat daerah dan unsur lintas sektor turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Bupati Polman Andi Nursami Masdar, Sekretaris Daerah Nursaid Mustafa, Kepala Kejaksaan Negeri Polman Nurcholis, Ketua Harian PMI Polman M. Parid Wahid, perwakilan Kodim 1402 Polman, Polres Polman, BPJS Kesehatan, serta unsur perbankan.
Dalam lomba defile, setiap kontingen menampilkan kreativitas melalui atraksi, kostum tematik, serta pesan-pesan edukasi kesehatan. Penampilan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana komunikasi publik untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perilaku hidup sehat.
Peringatan HKN tahun ini mengusung tema “Sehat untuk Semua”, yang menegaskan bahwa akses terhadap pelayanan kesehatan merupakan hak seluruh masyarakat tanpa membedakan kondisi sosial maupun wilayah tempat tinggal.
Bupati Polman, H. Samsul Mahmud, mengatakan peringatan HKN harus menjadi momentum memperkuat kolaborasi seluruh elemen dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin mengajak semua elemen untuk menjaga kesehatan dan memperkuat pelayanan di setiap lini,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak boleh hanya berorientasi pada penyediaan fasilitas kesehatan, tetapi juga harus memastikan pelayanan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga yang tinggal di wilayah pelosok desa.
Menurutnya, masyarakat harus mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, mudah diakses, cepat, dan berkualitas. Karena itu, peningkatan derajat kesehatan perlu diwujudkan melalui langkah konkret, bukan sebatas program administratif maupun kegiatan seremonial.
Samsul Mahmud juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan sektor kesehatan harus diukur melalui dampak nyata terhadap kehidupan masyarakat, seperti meningkatnya derajat kesehatan, perlindungan kesehatan ibu dan anak, penurunan angka stunting, serta terbukanya akses pelayanan bagi masyarakat kurang mampu.
Pada kesempatan tersebut, ia turut mengapresiasi berbagai kegiatan bakti sosial yang telah dilaksanakan dalam rangka HKN, mulai dari upaya percepatan penurunan stunting, penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), sunatan massal, hingga pelayanan kesehatan jemput bola.
“Saya menyampaikan apresiasi atas kegiatan bakti sosial HKN, mulai dari penurunan stunting, penanganan ODGJ, sunatan massal, hingga pelayanan jemput bola. Jadikan kegiatan ini sebagai budaya kerja sehari-hari, bukan sekadar seremonial,” tegasnya.
Sementara itu, rangkaian peringatan HKN ke-62 di Kabupaten Polman telah berlangsung sejak 26 Oktober dan dijadwalkan berakhir pada 11 November 2026.
Berbagai agenda yang dilaksanakan diarahkan pada penguatan pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat, promosi dan edukasi kesehatan, serta peningkatan solidaritas dan kolaborasi antartenaga kesehatan.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Dinkes Polman diharapkan terus memperkuat peran sektor kesehatan dalam membangun masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera.
Peringatan HKN ke-62 pun diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan bahwa peningkatan kualitas kesehatan masyarakat membutuhkan pelayanan berkelanjutan, pemerataan akses, serta keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. (*Mull)
Editor: Basribas



