Shared Berita

JAKARTA, Sulbarpos.com – Upaya memperkuat transparansi dan kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memasuki fase baru. Asosiasi Pengusaha Dapur Indonesia (Gapembi) resmi meluncurkan aplikasi digital berbasis web bernama ANTRA, sebuah sistem terintegrasi yang dirancang untuk memantau penggunaan anggaran sekaligus memastikan standar gizi makanan bagi para penerima manfaat.

Peluncuran ANTRA menjadi jawaban atas berbagai sorotan publik terkait akuntabilitas anggaran dan kualitas menu dalam program MBG. Melalui platform ini, seluruh proses dapat dipantau secara menyeluruh, mulai dari perencanaan menu, distribusi makanan, hingga pelaporan keuangan yang terdokumentasi secara sistematis.

Alven menegaskan, ANTRA dikembangkan sebagai sistem digital yang terpusat di dalam negeri dan berada di bawah naungan Gapembi. Sistem ini juga dirancang adaptif terhadap kebijakan pemerintah dengan mengacu pada petunjuk teknis dari Badan Gizi Nasional (BGN).

“Setiap satu rupiah anggaran negara wajib dipertanggungjawabkan. Melalui ANTRA, proses pelaporan menjadi lebih mudah, transparan, dan komprehensif,” ujar Alven.

Ia menambahkan, prinsip transparansi menjadi fondasi utama dalam pengembangan aplikasi tersebut. ANTRA diharapkan mampu menghadirkan keterbukaan informasi kepada masyarakat sekaligus memperkuat akuntabilitas pengelolaan program di lapangan.

Sementara itu, Founder dan Penggagas ANTRA, Aditia Pratama, menjelaskan bahwa fungsi aplikasi tidak hanya terbatas pada pelaporan anggaran, tetapi juga sebagai instrumen pengendali kualitas gizi makanan dalam program MBG.

“ANTRA dirancang untuk menjawab pertanyaan publik, apakah program makan bergizi ini sekadar membagikan makanan, atau benar-benar memperhatikan kualitas gizinya,” ungkap Aditia.

Ia memaparkan, penyusunan menu dalam sistem ANTRA dilakukan secara sistematis dengan mengacu pada standar Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI) serta rekomendasi ahli gizi. Selain itu, distribusi asupan gizi dapat dipantau secara real time, baik harian maupun akumulatif.

Baca Juga  APPMBGI Polman Fasilitasi 48 Dapur MBG, Pastikan Makanan Bergizi Gratis Aman, Halal, dan Legal

Tak hanya itu, setiap menu yang digunakan tersimpan dalam basis data resep yang dikembangkan bersama chef profesional guna menjaga konsistensi kualitas makanan yang disajikan kepada penerima manfaat.

Gapembi menilai, kehadiran ANTRA akan mempermudah yayasan dan pemangku kepentingan dalam melakukan pengawasan dan monitoring pelaksanaan program MBG secara menyeluruh dan berkelanjutan. Organisasi ini juga berkomitmen untuk segera mengimplementasikan ANTRA di seluruh DPW dan DPC di berbagai daerah.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pengawasan internal sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan program di lapangan.

“Kami berkomitmen mengimplementasikan ANTRA secara luas sebagai bentuk penguatan peran asosiasi dalam pengawasan dan evaluasi program,” tegas perwakilan Gapembi.

Sebagai catatan, sebelum resmi diluncurkan, ANTRA telah melalui tahap uji coba atau pilot project di sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sulawesi Selatan. Hasil uji coba menunjukkan sistem ini dinilai efektif membantu pelaporan keuangan serta penyusunan menu sesuai standar gizi.

Ke depan, pengembangan ANTRA akan terus disesuaikan dengan petunjuk teknis dari Badan Gizi Nasional guna memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berjalan lebih transparan, tepat sasaran, dan berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas gizi masyarakat. (*rls)

Editor: Basribas

Iklan