Sulbarpos.com, Polman — Kabar baik datang bagi mahasantri Ma’had Aly Lathifiyah Parappe. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menyiapkan 20 beasiswa jenjang Strata 1 (S1) pada 2026, khususnya bagi mahasantri yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Program tersebut menjadi bagian dari komitmen Gubernur Sulawesi Barat dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, termasuk di lingkungan pesantren.
Komitmen itu disampaikan Asisten I Gubernur Sulawesi Barat, Amir A. Dado saat menghadiri rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Khotaman Shorof XXVI, Rabu (28/10/2026).
Momentum tersebut sekaligus ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan Yayasan Assalafy Parappe.
Kerja sama itu diarahkan untuk memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Amir mengatakan, kerja sama tersebut akan ditindaklanjuti melalui Perjanjian Kerja Sama antara Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat dengan Ma’had Aly Lathifiyah Parappe.
Salah satu poin penting yang menjadi perhatian ialah pemberian beasiswa kepada mahasantri kurang mampu.
“Sebagaimana perhatian dan program nyata Bapak Gubernur Sulawesi Barat, pemberian beasiswa pada jenjang S1 dan S2 merupakan salah satu upaya pemerintah provinsi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia,” kata Amir saat menyampaikan pesan Gubernur Sulawesi Barat.
Ia menegaskan, khusus pada 2026, pemerintah provinsi akan memberikan 20 beasiswa S1 bagi mahasantri Ma’had Aly Lathifiyah Parappe.
Pesantren Sambut Baik Program Beasiswa
Wakil Mudir II Ma’had Aly Pondok Pesantren Salafiyah Parappe, Dr. Busrah, menyambut baik komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat tersebut.
Menurutnya, program beasiswa itu menjadi angin segar bagi mahasantri yang memiliki keterbatasan ekonomi tetapi tetap memiliki semangat tinggi untuk menuntut ilmu.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Gubernur Sulawesi Barat atas perhatian yang diberikan kepada mahasantri Ma’had Aly Lathifiyah Ponpes Salafiyah Parappe,” ujar Busrah.
“Rencana pemberian 20 beasiswa S1 pada tahun 2026 ini menjadi kabar yang sangat menggembirakan bagi kami, khususnya bagi mahasantri yang memiliki keterbatasan ekonomi tetapi tetap memiliki semangat besar untuk menuntut ilmu,” sambungnya.
Busrah mengatakan, Ma’had Aly Lathifiyah di bawah naungan Pondok Pesantren Salafiyah Parappe berkomitmen menjaga kepercayaan tersebut dengan terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkuat tradisi keilmuan pesantren.
Lulusan yang dihasilkan, kata dia, diharapkan tidak hanya memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
Program beasiswa tersebut diharapkan menjadi jembatan bagi mahasantri dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi tanpa sepenuhnya terbebani persoalan ekonomi.
Dihadiri Ribuan Tamu
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Khotaman Shorof XXVI tersebut dimulai sekitar pukul 08.30 WITA. Kegiatan dihadiri pimpinan Pondok Pesantren Salafiyah Parappe, KH. Abd Latief Busyro, para asatidz, santri dan santriwati, serta ribuan tamu undangan.
Jumlah tamu yang hadir diperkirakan mencapai sekitar 4.000 orang.
Sejumlah pejabat turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Bupati Polewali Mandar H. Samsul Mahmud, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar H. Laupa, Asisten I Gubernur Sulawesi Barat Amir A. Dado, Kepala Biro Pemkesra Pemprov Sulawesi Barat Murdanil, serta jajaran Kanwil Haji dan Umrah.
Kehadiran jajaran pemerintah daerah dalam kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan kuatnya perhatian pemerintah terhadap pengembangan pendidikan berbasis pesantren di Sulawesi Barat.
Dengan adanya program 20 beasiswa S1 tersebut, sinergi pemerintah dan pesantren diharapkan tidak berhenti pada seremoni kerja sama, tetapi berlanjut menjadi dukungan pendidikan yang konkret dan berkelanjutan bagi generasi muda di Sulawesi Barat. (Bd)




