Ketua DPRD Polman, Fahry Fadly Tegaskan Jalan Desa Kuajang Dianggarkan Rp950 Juta di APBD Pokok 2026

Fahry Fadly Tegaskan Pembangunan jalan Desa Kuajang dipastikan masuk APBD Pokok 2026 dengan anggaran Rp950 juta. Kepala Dinas PUPR, Husain Ismail menyebut pekerjaan akan segera dimulai pada ruas Tonyaman–Lemo. (Poto : Istimewa)
Shared Berita

POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com — Harapan masyarakat Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, untuk menikmati akses jalan yang lebih layak segera terwujud. Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar memastikan penanganan ruas jalan menuju desa tersebut telah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pokok Tahun Anggaran 2026 dengan nilai anggaran sebesar Rp950 juta dan dijadwalkan mulai dikerjakan dalam waktu dekat.

Ketua DPRD Polewali Mandar, Fahry Fadly, menegaskan bahwa pembangunan jalan akses Desa Kuajang telah dianggarkan dalam APBD Pokok 2026, bukan melalui APBD Perubahan sebagaimana yang berkembang di tengah masyarakat.

Menurut Fahry, pengalokasian anggaran tersebut merupakan hasil pembahasan bersama antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dalam proses penyusunan APBD Tahun Anggaran 2026 yang telah dilakukan sejak tahun 2025.

“Pembahasannya dilakukan pada tahun 2025 dan disepakati bersama antara pemerintah daerah dengan DPRD. Desa Kuajang mendapatkan anggaran pembangunan infrastruktur sebesar Rp950 juta untuk pelaksanaan pembangunan pada tahun 2026,” ujar Fahry.

Ia kembali menegaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari APBD Pokok sehingga pelaksanaannya telah direncanakan sejak awal tahun anggaran.

“Jadi ini di APBD Pokok, bukan di APBD Perubahan,” tegasnya.

Fahry juga mengungkapkan bahwa Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Polewali Mandar telah melakukan tahapan teknis di lapangan. Pengukuran badan jalan beserta penentuan titik koordinat pekerjaan telah selesai dilakukan sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan proyek.

“Jalannya sudah diukur, termasuk titik koordinat yang akan dikerjakan,” katanya.

Ia menambahkan, DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar berkomitmen terus mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah pedesaan. Meski dihadapkan pada keterbatasan kemampuan fiskal daerah, pembangunan akses jalan tetap menjadi salah satu prioritas untuk meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Baca Juga  Pokir DPRD Polman Dorong Ekonomi Inklusif dan Pengentasan Kemiskinan, Fahry Fadly: Aspirasi Rakyat Harus Jadi Prioritas Pembangunan

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Polewali Mandar, Husain Ismail, membenarkan bahwa penanganan ruas jalan Tonyaman–Lemo yang menjadi akses utama menuju Desa Kuajang akan segera dimulai.

“Insyaallah minggu ini sudah mulai ada kegiatan penanganan,” kata Husain.

Ia menjelaskan, saat ini Dinas PUPR masih menyelesaikan pekerjaan pengaspalan pada ruas Galungtulu–Lambanan. Setelah pekerjaan tersebut rampung, alat dan tim pelaksana akan langsung dialihkan untuk mengerjakan ruas Tonyaman–Lemo.

“Karena sementara ini pengaspalan di ruas Galungtulu-Lambanan, kemudian lanjut ruas Tonyaman-Lemo,” tuturnya.

Dengan dimulainya penanganan ruas jalan tersebut, diharapkan akses transportasi masyarakat Desa Kuajang menjadi lebih lancar, aman, dan mampu mendukung aktivitas ekonomi serta mobilitas warga yang selama ini bergantung pada kondisi jalan penghubung tersebut. (*rls)

Editor: Basribas

Iklan