Shared Berita

Subarpos.com , Polewali — Pelaksanaan Sholat idul Fitri 1444 Hijriah yang dilaksanakan hikmat dan di warnai Isak tangis jaamah yang terharu akan berakhirnya bulan suci ramadhan, Sabtu (22/4/2023).

Dalam pelaksanaan Sholat idul Fitri yang di mulai dengan sambutan dan pembacaan penyaluran zakat fitra oleh Pengurus Masjid Taqwa, Iqbal menyampaikan jumlah penyetor zakat fitrah 880 orang dan jumlah dana yang terkumpul 25.671.000 rupiah untuk tahun 2023 dan di salurkan ke penerima sebanyak 148 orang.

foto : Ketua Pembangunan Masjid Taqwa, Narjus

Sementara itu, Ketua Pembangunan Masjid Taqwa, Narjus juga menyampaikan, “Sebagaimana pesan kearifan lokal leluhur kita bahwa Mesa kada di potuo pantang kada di pomate dan tarrare di alo tammatindo di bongi mappikkirri atuoanna paqbanua yang senantiasa menjadi penyemangat kami dalam bekerja”, ujar Narjus di Polewali, Sabtu (22/4/2023).

Selanjutnya, dilanjutkan penyampaian khutbah idul Fitri 1444 Hijriah oleh ustadz Muhaimin. Ia mengatakan shalat id adalah shalat yang memisahkan kita antara ramadan dan sesudah ramadan. Antara hari hari latihan kesucian dan upaya mempertahankannya. Sesuai surah al’A’La yang artinya “sucikan nama tuhanmu yang maha tinggi”.

Sucikan nama tuhanmu dengan zikir, doa, istiqhfar, sholat dan amal Sholeh. Sucikan dia dengan mensucikan dirimu, seperti yang engkau lakukan dalam bulan ramadhan

Ustadz Muhaimin diakhir khutbah  berpesan, “Marilah kita kuatkan tekat untuk melestarikan hasi hasil ramadhan yang baru saja kita tinggalkan. Tetapkan lah niat kita bahwa”.

“Kita ingin terus menuju kesempurnaan dengan tetap mengikuti ketentuan dan petunjuk Allah SWT, kita berjanji untuk tidak melupakan ajaran Al Qur’an dan ajaran ajaran Rasulullah SAW, Allah SWT berfirman yang artinya”, harap Ustadz Muhaimin.

Baca Juga  Gubernur Sumsel Tetap Dukung Mubes IWO di Palembang

(Sulbarpos/Basribas)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Open chat
Hello 👋
ada yang bisa kami bantu ??