Shared Berita

Sulbarpos.com, Makassar — Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Dr. Ir. Husain Syam, MTP., IPU., ASEAN Eng, tahun ini melaksanakan salat Idul Fitri 1444 Hijriah di Pelataran Pinisi UNM, Jalan A.P Pettarani, Makassar, Sabtu (22/4/2023).

Di tengah ribuan jamaah yang melaksanakan salat ied, tampak Prof Husain Syam duduk berdampingan di shaf depan bersama Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UNM, Dr (Hc) Nurdin Halid, mantan Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani dan keluarga.

Selain Rektor UNM, sejumlah jajaran Wakil Rektor, Dekan, Ketua lembaga, pejabat lingkup UNM serta masyarakat di sekitar kampus terlihat ikut melaksanakan salat Idul Fitri di lokasi tersebut.

Adapun yang bertindak sebagai Imam Salat pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri di Pelataran Gedung Phinisi tersebut yakni Andi Husriadi Anwar, S.Pd., M.Pd.

Sedangkan yang bertindak sebagai khatib atau yang membawakan Khutbah Idul Fitri 1444 Hijriah, Dr. H. Nurman Said, M.A merupakan Dosen UIN Alauddin Makassar sekaligus pengurus MUI Sulawesi Selatan.

Dalam Khutbah Idul Fitri yang disampaikannya, Nurman Said mengangkat tema tentang “Membangun Karakter Mulia Berbasis Fitrah Ilahiyah”.

“Merayakan Idul Fitri sejatinya adalah merayakan kemenangan atas bujuk rayu syaitan dan dorongan nafsu-nafsu rendah seperti iri hati, dengki, keangkuhan, kecongkakan, egoisme, kemalasan, ketidakpedulian kepada sesama manusia,” ucapnya.

Sementara itu, Rektor UNM Prof Husain Syam menyampaikan ucapan selamat idul Fitri kepada seluruh civitas akademika dan masyarakat sekitar UNM yang senantiasa kembali fitri selama menjalankan ibadah bulan puasa.

“Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar wa lillahilhamd. Taqabbalallahu minna wa minkum. Atas nama civitas akademika dan pribadi saya mohon maaf sebesar-besarnya. Semoga Allah menerima amal ibadah Ramadan kita semua,” ucap Prof Husain Syam.

Baca Juga  PA Polman dan KKN STAIN Majene Gelar Sidang Keliling Isbat Nikah

Rektor UNM dua periode ini mengatakan bahwa ada banyak hikmah selama menjalani ibadah di bulan suci Ramadan, termasuk ketika berlomba-lomba dalam menebar kebaikan kepada sesama.

“Momentum hari raya idul Fitri, artinya kita kembali kepada kesucian lahir dan batin setelah kita berjuang memerangi hawa nafsu selama satu bulan penuh,” ujar Guru besar di bidang pertanian ini.

Setelah salat ied, Prof Husain Syam menyempatkan untuk berjabat tangan di antara jamaah. Kemudian dilanjutkan, Rektor UNM bersama keluarga menerima tamu di Rumah Jabatan Rektor.

 

 

(sulbarpos/Wahid)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Open chat
Hello 👋
ada yang bisa kami bantu ??