Shared Berita

Sulbarpos.com , Campalagian — Belum lama ini sejumlah dosen Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS), Senin (19/6/2023) lalu.

PKMS ini diaplikasikan dalam bentuk penyuluhan kesehatan yang berkaitan dengan Stunting dan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang berlokasi di Desa Laliko, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar.

Adapun tema yang diusung pada PKMS ini yaitu “PKM Produk Inovasi Olahan Daun Kelor Moringa Oleifera BESTIE (Burger, Es Teh, Cilok, Keripik) Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Di Desa Laliko Kabupaten Polewali Mandar”.

foto : Kegiatan penyuluhan kesehatan yang berkaitan dengan Stunting dan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK)

Kegiatan PKMS ini didukung secara penuh melalui pendanaan yang didapatkan dari hibah Unsulbar.

Program PKMS ini turut diikuti sejumlah dosen dan praktisi, yakni Ketua Pelaksanaan PKM Firdaus, Dosen Pendidikan Biologi Nurhidayah dan Dosen Administrasi Kesehatan Andi Mifta Farid Panggeleng.

Adapun pemateri pada kegiatan penyuluhan ini yaitu dr. Fitri Irmayanti yang merupakan dokter yang bekerja di wilayah Puskesmas Campalagian dan Andi Sri Rahayu Kasma yang merupakan dosen Program Studi Ilmu Gizi.

dr Fitri menekankan kepada masyarakat Desa Laliko pentingnya untuk mencegah stunting.

“Stunting dapat dicegah melalui sejumlah cara mulai dari konsumsi tablet tambah darah sampai kepada penggunaan jamban yang sehat,” tutur dr Fitri di Campalagian, Senin (19/6/2023).

Sementara itu, Andi Sri Rahayu juga menjelaskan, bahwa salah satu fase terpenting dalam kehidupan adalah 1000 HPK karena dapat memberikan pengaruh terhadap kecerdasan dan kesehatan.

“Bila periode (1000 HPK) ini tidak dilalui dengan baik, maka akibatnya terhadap kecerdasan dan kesehatan bersifat permanen, sulit untuk diperbaiki, dan berpengaruh terhadap dua generasi berikutnya,” jelas Andi Sri Rahayu.

Ketua tim PKMS, Firdaus, menyebutkan bahwa kegiatan penyuluhan ini merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan di Desa Laliko.

Baca Juga  HmI Cabang Majene Kecam Oknum Polisi Yang Diduga Lakukan Penganiayaan Terhadap Siswa SMK 2 Majene

“Nantinya setelah kegiatan penyuluhan ini, akan dilanjutkan dengan kegiatan pengolahan produk inovasi olahan daun kelor,” ungkap Firdaus.

Kegiatan PKMS ini turut dihadiri oleh Sekretaris Desa Laliko yakni Muhammad Rusadi, ST, Ketua BPD, Ketua Ibu PKK, dan sejumlah masyarakat lainnya.

(Sulbarpos/Syam)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Open chat
Hello 👋
ada yang bisa kami bantu ??