Usung Tema Pemersatu Bangsa, Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Digelar di Kantor Bupati Polman

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, dihadiri : Wakil Bupati Hj. Nursami, MP, Sekretaris Daerah Nur Said Mustafa, Kepala Kejari Nurcholis, S.H., M.H., Wadan Yonif 1402/Polman Kapten Inf Fajar Rezki A., S.Tr., Wakil Ketua DPRD Polman Amiruddin, para staf ahli bupati, para asisten, kepala OPD, para camat, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (Poto : Istimewa)
Shared Berita

POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com – Semangat kebangsaan dan persatuan kembali diteguhkan dalam peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Polewali Mandar. Momentum nasional ini menjadi pengingat bahwa nilai-nilai Pancasila harus terus hidup dan menjadi fondasi utama dalam menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta membangun kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman.

Wakapolres Polewali Mandar (Polman), Kompol Restu Indra Pamungkas, S.T., M.Si., menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Polewali Mandar, Jalan Manunggal, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Senin (1/6/2026).

Upacara berlangsung khidmat dan dipimpin oleh Dandim 1402/Polman Letkol Inf Ikhwan Arifin, S.Pd., selaku Inspektur Upacara. Adapun Perwira Upacara dijabat Kapten Inf Subarkah selaku Danramil 1402-02 Wonomulyo, sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Kapten Inf Ahmad Yani selaku Danramil 1402-01 Polewali.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Polewali Mandar Hj. Nursami, MP, Sekretaris Daerah Kabupaten Polewali Mandar Nur Said Mustafa, Kepala Kejaksaan Negeri Polewali Mandar Nurcholis, S.H., M.H., Wadan Yonif 1402/Polman Kapten Inf Fajar Rezki A., S.Tr., Wakil Ketua II DPRD Polman Amiruddin yang mewakili Ketua DPRD Polman, para staf ahli bupati, para asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Tema tersebut menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga berperan sebagai perekat persatuan bangsa dan inspirasi dalam mewujudkan kehidupan yang damai, adil, dan harmonis.

Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Peringatan ini harus menjadi momentum refleksi bersama untuk memastikan nilai-nilai Pancasila terus diimplementasikan dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Menurutnya, tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut seluruh elemen bangsa untuk tetap berpegang teguh pada nilai-nilai luhur Pancasila sebagai pedoman dalam menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, serta menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Baca Juga  Cipayung Plus Tegaskan Kontrol Publik, DPRD & Kejari Polman Respons Serius Aspirasi Mahasiswa

Usai upacara, Wakapolres Polman Kompol Restu Indra Pamungkas menyampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila harus menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus merawat kebhinekaan dan memperkuat semangat persatuan.

“Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga pedoman hidup bangsa Indonesia. Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat persatuan, menjunjung tinggi toleransi, serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila,” ujarnya.

Ia menambahkan, Polri akan terus berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mendukung terciptanya kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara.

Upacara diikuti oleh empat kompi peserta yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Brimob, Lapas, Bapas, Imigrasi, Dinas Perhubungan, UPTD KPHL Mapilli, Satpol PP dan Damkar, TRC, Tagana, ASN Sekretariat Daerah, ASN OPD, hingga ASN instansi vertikal lainnya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Polewali Mandar menjadi simbol kuat sinergi antarinstansi dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.

Melalui momentum ini, seluruh elemen masyarakat diharapkan semakin memperkokoh komitmen terhadap ideologi Pancasila, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta bersama-sama mewujudkan Indonesia yang aman, maju, dan sejahtera dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. (rls)

Editor: Basribas

Iklan