Shared Berita

POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com – Ketua Pengurus Besar Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PB PORDI) Sulawesi Barat, Andi Ibrahim Masdar, mulai memasang target besar. Di bawah kepemimpinannya, olahraga domino di Sulawesi Barat tidak ingin hanya dikenal sebagai permainan yang ramai di tengah masyarakat, tetapi didorong menjadi cabang olahraga yang terorganisasi, berprestasi dan mampu berbicara di level nasional.

Optimisme itu terlihat dari gebrakan yang mulai disiapkan PORDI Sulawesi Barat. Salah satunya melalui agenda kejuaraan daerah yang akan digelar secara berkelanjutan dengan melibatkan para pemain terbaik dari berbagai kabupaten di Sulawesi Barat.

Bagi Andi Ibrahim Masdar, domino memiliki modal besar untuk berkembang. Basis pemainnya sudah terbentuk secara alami di tengah masyarakat. Tinggal bagaimana potensi tersebut dikelola melalui organisasi yang solid, kompetisi yang terukur dan pembinaan yang berkesinambungan.

“Selama ini setiap ada permainan domino itu selalu ramai. Alhamdulillah, Pak Andi membuka peluang ini untuk menjadikan satu sarana olahraga yang positif,” kata Andi Ibrahim. Sabtu (8/8/2024)

Pernyataan tersebut menjadi gambaran arah kepemimpinannya: mengubah kekuatan komunitas menjadi kekuatan olahraga.

Mandar Domino Tournament 2026 menjadi salah satu bukti besarnya potensi tersebut.

Sebanyak 1.024 pasangan atau 2.048 peserta ambil bagian dalam turnamen tersebut. Jumlah itu bahkan melampaui batas pendaftaran yang sebelumnya ditetapkan panitia.

Antusiasme peserta yang begitu besar membuat panitia membuka kelas eksekutif sebagai ruang tambahan bagi masyarakat yang masih ingin berkompetisi.

Bagi Andi Ibrahim, membeludaknya peserta bukan sekadar angka. Fenomena tersebut menjadi sinyal bahwa Sulawesi Barat memiliki basis kekuatan domino yang sangat besar.

Ia pun ingin potensi itu tidak berhenti sebagai euforia turnamen.

Baca Juga  Dinas Kesehatan Polewali Mandar Lakukan Pertemuan Harmoni Lintas Sektoral

“Insya Allah kita akan putar terus. Terakhir nanti pada Desember, kita akan pertemukan semua jawara yang ada di kabupaten-kabupaten,” ujarnya.

Rencana tersebut sekaligus menunjukkan ambisi PORDI Sulawesi Barat membangun sistem kompetisi yang lebih terstruktur. Para pemain terbaik dari kabupaten nantinya diharapkan dapat saling berhadapan dalam sebuah kompetisi yang menjadi panggung pembuktian kemampuan.

Andi Ibrahim Masdar bukan nama baru dalam dunia organisasi dan pemerintahan. Ia pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat selama dua periode dan menjabat Bupati Polewali Mandar selama dua periode.

Pengalaman panjang tersebut menjadi salah satu modal dalam mengelola organisasi olahraga yang membutuhkan kemampuan membangun komunikasi, merangkul berbagai kelompok serta menyusun agenda organisasi secara berkelanjutan.

Sosok yang dikenal ramah dan terbuka itu kini menghadapi tantangan berbeda: bagaimana menjadikan PORDI Sulawesi Barat sebagai organisasi olahraga yang mampu melahirkan atlet-atlet domino berprestasi.

Tantangan tersebut tidak ringan. Namun, besarnya basis pemain di Sulawesi Barat membuat peluang itu terbuka lebar.

Andi Ibrahim ingin PORDI tidak sekadar menjadi organisasi yang hadir ketika turnamen digelar. Ia mendorong agar PORDI mampu menjadi wadah pembinaan, kompetisi dan pencetak prestasi.

Agenda mempertemukan para jawara domino dari seluruh kabupaten menjadi salah satu target besar yang tengah diarahkan PORDI Sulawesi Barat.

Konsep tersebut bukan hanya soal mencari siapa yang paling kuat di meja pertandingan. Lebih jauh, kompetisi antarkabupaten diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi sekaligus memetakan pemain-pemain potensial yang dapat dibina menuju kompetisi yang lebih tinggi.

Mandar Domino Tournament 2026 memperlihatkan bahwa domino memiliki daya tarik yang mampu menembus batas usia dan gender.

Ribuan peserta dari berbagai latar belakang duduk bersama di meja pertandingan. Pemain muda berhadapan dengan pemain senior, laki-laki dan perempuan ikut berkompetisi dalam atmosfer yang sama.

Baca Juga  DPP LKPA Sambangi Kantor Disprindag Kab. Polman Pertanyakan hal Kelangkaan dan Mahalnya LPG 3 Kg

Bahkan peserta berusia sekitar 70 tahun masih menunjukkan semangat bertanding.

Fenomena itu menjadi modal sosial yang menurut PORDI sangat berharga.

Di tangan Andi Ibrahim Masdar, PORDI Sulawesi Barat kini dituntut tidak berhenti pada kesuksesan sebuah turnamen.

Jika agenda kejuaraan daerah dapat berjalan konsisten, para jawara dari setiap kabupaten memiliki ruang untuk terus mengasah kemampuan. Dari sana, PORDI dapat menemukan pemain-pemain potensial yang nantinya dipersiapkan untuk membawa nama Sulawesi Barat ke panggung nasional.

Dengan pengalaman organisasi dan pemerintahan yang dimilikinya, Andi Ibrahim Masdar kini membawa satu misi: menjadikan PORDI bukan sekadar organisasi tempat berkumpulnya para pecinta domino, tetapi mesin pembinaan yang mampu mengubah potensi menjadi prestasi.

Jika konsistensi terjaga, bukan tidak mungkin Sulawesi Barat yang selama ini dikenal memiliki tradisi domino yang kuat akan berubah menjadi salah satu daerah yang diperhitungkan dalam peta olahraga domino Indonesia.

Dari Mandar, targetnya bukan sekadar ramai. Dari Sulawesi Barat, PORDI ingin melahirkan juara. Dan Andi Ibrahim Masdar kini berdiri di garis depan untuk membawa organisasi itu menuju puncak kejayaan. (*Mull)

Editor: Basribas

Iklan