Dua Generasi Bertemu di Meja Domino, Peserta Perempuan hingga Usia 70 Tahun Ramaikan Mandar Domino Tournament 2026
POLEWALI MANDAR, Sulbarpos.com – Turnamen Nasional Mandar Domino Tournament 2026 di Sport Center Polewali Mandar tidak hanya menjadi ajang adu strategi para pemain domino, tetapi juga memperlihatkan wajah olahraga yang semakin terbuka bagi semua kalangan.
Di antara 2.048 peserta atau 1.024 pasangan yang ambil bagian, terdapat peserta perempuan dan pemain yang usianya telah mencapai sekitar 70 tahun. Kehadiran mereka menjadi perhatian tersendiri sekaligus menunjukkan bahwa olahraga domino mampu mempertemukan berbagai usia dan gender dalam satu arena kompetisi.
Turnamen yang digelar Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) tersebut resmi dibuka Ketua PB PORDI, Andi Jamarro Dulung, di Sport Center Polewali Mandar, Sabtu (8/8/2026).
Pembukaan turut dihadiri Ketua PB PORDI Sulawesi Barat Andi Ibrahim Masdar, Kapolres Polewali Mandar mewakili Kapolda Sulawesi Barat, perwakilan Dandim 1402 Polewali, serta jajaran Forkopimda.
Namun, perhatian tidak hanya tertuju pada persaingan para pemain dari berbagai daerah. Kehadiran peserta perempuan menjadi salah satu warna menarik dalam Mandar Domino Tournament 2026.
Beberapa peserta perempuan bahkan datang dari Sulawesi Selatan. Ia ikut bersaing di tengah dominasi peserta laki-laki, menunjukkan bahwa domino kini semakin terbuka dan dapat menjadi ruang kompetisi bagi siapa saja yang memiliki kemampuan serta kecintaan terhadap olahraga tersebut.
Di sisi lain, usia juga bukan menjadi penghalang. Seorang peserta berusia sekitar 70 tahun turut duduk di meja pertandingan dan mengikuti jalannya kompetisi bersama pemain yang usianya jauh lebih muda.
Perbedaan usia tersebut justru menjadi gambaran menarik tentang bagaimana domino mampu menjembatani lintas generasi. Pemain senior membawa pengalaman dan ketenangan, sementara pemain muda hadir dengan energi serta strategi yang berkembang mengikuti dinamika permainan.
Mandar Domino Tournament 2026 pun seolah menjadi ruang perjumpaan dua generasi dalam satu meja.
Mereka datang dengan latar belakang berbeda, tetapi memiliki tujuan yang sama, yakni menikmati pertandingan, menguji kemampuan dan menjalin silaturahmi melalui olahraga domino.
Ketua PB PORDI Andi Jamarro Dulung mengaku bangga melihat besarnya antusiasme masyarakat terhadap turnamen tersebut. Jumlah peserta bahkan melampaui target awal panitia yang hanya menetapkan sebanyak 500 peserta.
“Antusiasme masyarakat Sulawesi Barat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa domino memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi olahraga yang lebih terorganisasi,” demikian gambaran semangat yang terlihat dalam pelaksanaan turnamen.
Sementara itu, Ketua PB PORDI Sulawesi Barat Andi Ibrahim Masdar menegaskan bahwa momentum Mandar Domino Tournament 2026 akan menjadi energi untuk mendorong domino agar semakin profesional dan berprestasi.
Keterlibatan peserta perempuan dan pemain berusia sekitar 70 tahun menjadi salah satu bukti bahwa perkembangan domino tidak mengenal batas usia maupun gender.
Dengan jumlah peserta mencapai 2.048 orang dari berbagai daerah di Indonesia, Mandar Domino Tournament 2026 bukan sekadar kompetisi mencari pemenang. Turnamen ini juga memperlihatkan tumbuhnya komunitas olahraga domino yang semakin luas, inklusif dan lintas generasi.
Dari pemain muda hingga peserta lanjut usia, dari laki-laki hingga perempuan, semuanya bertemu di satu arena: Sport Center Polewali Mandar.
Mandar Domino Tournament 2026 pun menghadirkan pesan sederhana: di meja domino, usia dan gender bukan batas untuk berkompetisi. Yang utama adalah strategi, sportivitas dan semangat untuk terus bermain. (*Mull)
Editor: Basribas



